KETIKA SAKURA DAN SALJU TAMPIL BERSANDING

Saat tiba kembali di Nagoya awal April yang lalu saya mencatat bahwa selagi menikmati mekarnya bunga Sakura terasa keanehan musim karena udara dingin masih saja menggigit. Musim dingin (fuyu) sepertinya masih enggan pergi, sementara musim semi (haru) sudah jelas-jelas hadir.

 

Apa yang terjadi Sabtu kemarin, tanggal 17 April, di beberapa tempat di Jepang, ternyata membenarkan perasaan tersebut. Musim dingin benar-benar belum mau pergi. Salju tega-teganya turun di tengah musim semi, saat bunga Sakura seyogyanya menjadi satu-satunya pusat perhatian. Konon peristiwa alam ini mengulangi apa yang terjadi 41 tahun yang lalu.

 

Sungguh suatu pengalaman langka menikmati Sakura dan salju sekaligus. Menoleh ke 41 tahun yang lalu pun ternyata menjadi catatan istimewa karena pada waktu itu salju pun turun tepat pada tanggal 17 April, saat musim semi tahun 1969. Demikian menurut catatan Badan Meteorologi Jepang.

 

Maka, apa boleh buat, atau malah syukur alhamdulillah, Sakura dan salju pun tampil bersanding. Eksotika langka yang secara tak terduga pasti sudah memanjakan mata para penggemarnya.

  

Rahasia alam? Wallahualam!

  

(henri daros)

Sakura Hanagoza (Foto Hiroshi Katoh)

 

 

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: