Buat Para Sahabat dan Kerabat

“SELAMAT DATANG KE BLOG HENRI DAROS”

Dear Friends and Relatives, Welcome to Henri Daros’s Blog!

Inilah hari pertama setelah blog saya yang berjudul ”SELAMAT DATANG KE SERAMBI BUNG HENRI” (Welcome to Henri’s Veranda) hijrah dari naungan induknya yaitu ”Windows Live Spaces” ke domain baru di ”WordPress.com” ini, dengan nama baru pula yaitu ”Henri Daros’s Blog”.

Terima kasih buat para crew ”Windows Live Spaces” atas segala layanan profesional yang sudah saya nikmati selama ini. Saya menghargai kerja sama antara Anda dengan pihak “WordPress.com” yang antara lain terwujud dalam pengalihan blog ini, dan karena itu pula saya relakan pengalihannya. Terima kasih pula buat ”WordPress.com”, tempat kediaman blog saya yang baru sekarang ini. Saya yakin apa yang sudah saya nikmati, dan apa yang bisa saya lakukan di ”Windows Live Spaces” akan saya nikmati dan akan bisa saya lakukan juga di ”WordPress.com”, tentu saja dengan segala kekhasannya.

Sekali lagi terima kasih buat ”Windows Live Spaces”. Warna latar belakang dan dekorasi yang selama ini sudah menjadi kekhasan blog saya tentu saja tidak akan terlupakan. Begitu manis dan begitu teduh. Sebuah oase, bukan saja buat saya sendiri tapi juga buat Para Sahabat dan Kerabat. Belum semua bagian dari blog itu tampil di blog yang baru ini, karena ternyata tak semua bagian secara otomatis ikut dialihkan. Misalnya album-album foto yang justru menjadi bagian penting dalam serambi yang dulu. Namun saya yakin kecanggihan ”WordPress.com” akan bisa menampungnya juga.

Kepada Para Sahabat dan Kerabat, inilah serambi kita yang baru, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, yang selanjutnya akan meneruskan jalinan tali persahabatan dan persaudaraan kita yang telah dirajut sekian lama. Sebagaimana yang saya tulis pada halaman ‘About’, saya masih harus mempelajari seluk-beluk tempat baru ini dan menata isinya sebagaimana diinginkan ketika dulu serambi lama dibangun.

Salam hangat selalu!

Nagoya, 28 September 2010

Henri Daros

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • Yoakim Kaing  On October 6, 2010 at 9:17 pm

    Selamat malam Pater. Salam kenal. Nama saya Yoakim Kaing. Saya mengenal nama pater Hendri Daros semenjak saya masih kecil dulu di kampung Liwu, desa Golonderu, Kec.Kota Komba, kab.Manggarai Timur. Kebetulan bapa saya Petrus Wanan (alm) kalau ke Koit sering singgah di rumah bapak B.Ngalong. karena katanya secara adat Manus masih salan(anak wina). Dana kalau kae Frans Ngalong ke Liwu sering mampir di rumah di Liwu. Lalu waktu bapa Petrus Wanan dan nggae Alex Sar masih hidup dulu kalau ada acara adat selalu batang. Begitu juga sebaliknya kalau ada acara adat di Pejek selalu batang ke bapa Petrus Wanan sek sebagai anak rona (uku Totong). Kini saya sudah tumbuh dewasa. Saya merantau di Makassar Sulawesi Selatan. Begitu saya access ke blognya P.Hendri Daros dan membaca tulisan2 Pater. Saya sangat kagum. Saya sangat berterima kasih. Mudah-an kedepan bisa juga menulis tentang budaya2 Manggarai terutama Manus. Thanks Pater. Semoga Pater tetap berada dlm keadaan sehat. Sampai jumpa. Yoakim

    • Henri Daros  On October 7, 2010 at 8:55 pm

      Wah Yoakim, saya senang sekali Yoakim sudah berkunjung ke blog ini dengan sebuah cerita keluarga yang penuh nostalgia. Cerita tentang ‘salan’ dan ‘batang’ bahkan langsung membuat saya teringat akan sangat banyak hal yang lainnya lagi. Baiklah, Yoakim sekarang sudah tahu juga bahwa ada sebuah ‘rumah’ yang bisa dikunjungi kapan saja, meskipun hanya di dunia maya ini.

      Blog ini, ketika masih berumah di ‘Windows Live Spaces’, sejak awal memang dibuat justru karena permintaan dari banyak orang di antara para Kerabat dan Sahabat hanya agar tidak putus kontak, khususnya dengan saya yang katanya agak ‘lalai’ berkomunikasi dengan mereka … he-he-he … jadi saya ‘dihukum’ untuk selalu mengisi blog ini dengan kabar dan cerita-cerita ringan dari rantau, juga foto-foto. Cuma sayang belasan album yang sudah ada pada blog sebelumnya itu tidak ikut dialihkan ke induk kediaman baru sekarang ini, yaitu ‘WordPress.com’. Mesti diatur lagi pemuatannya secara khusus, dan saya belum punya waktu untuk itu. Jadi untuk sementara Yoakim hanya bisa menikmati teks-teks saja.

      Baiklah. Tentu saja saya ingin tahu lebih banyak apa saja tugas dan kesibukan Yoakim di Makassar saat ini, ketika Yoakim nanti melihat ada peluang dan waktu yang tampan untuk berceritera lebih jauh.

      Salam dari Nagoya dan selamat bekerja.
      Sampai lain kesempatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: