‘OH THE DEPTH OF THE RICHES’: THE 2011 NANZAN UNIVERSITY OPENING CEREMONY, NAGOYA, JAPAN

[ PEMBUKAAN TAHUN KULIAH BARU 2011 UNIVERSITAS NANZAN ]

Sama sekali bukan ‘April Mop’, meski hari ini tepat bertanggal 1 April. Apa yang terjadi adalah sebuah upacara sekali setahun yang penting dan khidmat. Bahkan lain dari biasa.

Ya, tak seperti biasa, upacara kali ini, yang bertempat di Gedung Gimnasium Universitas Nanzan, langsung dibuka dengan detik-detik pengheningan cipta. Seluruh Jepang memang sedang larut dalam solidaritas, keprihatinan, empati dan kepedulian yang dalam terhadap sesama warga di daerah bencana.

Wilayah utara pulau terbesar Jepang, yakni Pulau Honshu, jelas belum lepas dari perhatian. Prefektur Miyagi dan prefektur-prefektur tetangganya masih menggeliat getir menghadapi persoalan pasca-bencana.

Bencana berlapis tiga: gempa, tsunami dan radiasi nuklir. Maka, meski di tengah kegembiraan yang wajar sekalipun, orang tetap peka. Di tengah kesibukan yang mengasyikkan sekalipun, orang tetap merasa.

Kepekaan itu pula yang menandai upacara pembukaan tahun kuliah baru yang meriah di Kampus Nanzan hari ini. Detik-detik mengheningkan cipta itu lantas menjadi sungguh hening dan mengharukan. Karena detik-detik tragedi itu pun masih terasa berdetak.

Seluruh peristiwa dahsyat katastrofik itu pun seakan masih melintas di depan mata. Memandang sekilas ke sekitar sehabis momen pengheningan cipta tampak jelas bahwa banyak orang sedang berusaha menekan perasaannya dalam-dalam.

Apakah lantas para mahasiswa baru peserta upacara menjadi lebih peka pula akan cita-cita hidup dan tujuan masa depan mereka? Entahlah. Sesuatu yang tak bisa direka-reka.

Namun, kenyataan bahwa anak-anak muda Jepang ternyata sangat peka dan tanggap segera setelah bencana terjadi, dan langsung bereaksi serta berusaha berbuat sesuatu di tempatnya masing-masing, mungkin dapat menjadi pertanda bahwa mereka pun telah lebih tergerak untuk semakin sungguh-sungguh menapaki jalan hidupnya. Dan menjadikannya lebih berarti. Sebuah kejutan tak terduga telah terjadi di tengah kenyamanan dan kemapanan hidup mereka.

Hampir sekitar tigaribu mahasiswa baru, termasuk untuk tingkat pasca-sarjana, yang didampingi oleh orangtua atau anggota keluarga mereka, disambut ke dalam Civitas Academica Universitas Nanzan pada upacara hari ini.

Doa, pernyataan matrikulasi, sambutan presiden universitas, pengucapan sumpah dan himne universitas serta himne mahasiswa susul-menyusul dalam rangkaian acara pembukaan ini. Mengalir lancar, karena tertata secara benar, namun menyerap dalam, karena pesan-pesannya yang penuh makna.

Tak salah lagi, ‘Hominis Dignitati’ (For Human Dignity), moto atau semboyan Universitas Nanzan, menjadi benang merah yang mengaitkan, mengikat dan merajut aneka pesan dari pelbagai mata acara menjadi satu kesatuan substansi dan makna. Yang tak hanya berbunyi indah dan terdengar gagah bagi yang empunya semboyan, tapi tegas menggugah kepedulian. Tidak egoistik, apalagi narsisistik, tapi altruistik.

‘Demi Martabat Manusia’, itulah tujuan segala aktivitas pembelajaran di kampus. Itulah yang menjadi nafas kurikulum. Itulah yang menjadi bingkai segala jenis ilmu pengetahuan yang dijelajah. Itulah yang mesti menjiwai perilaku segenap Civitas Academica. Itulah ‘imperative’ yang membentuk dan mengarahkan mahasiswa, para insan muda, untuk menghayati kearifan hidup.

P1000214

Upacara Pembukaan, Paduan Suara … // Opening Ceremony, the Choir … (Foto Henri Daros)

Namun tetap disadari pula bahwa semuanya berangkat dari Sumber Utama dan Paripurna segala kearifan, sebagaimana terungkap dalam lirik-lirik puitis yang dibawakan secara solemnis oleh kelompok paduan suara, dalam alunan himne berjudul ”Oh the Depth of the Riches”, yang dapat disimak selengkapnya berikut ini:

    • Oh, the depth of the riches
      And the wisdom and knowledge of God;
      How unsearchable are His judgments;
      How untraceable are His paths.
      For who has known the mind of the Lord,
      Or who has been His counselor?
      Or who has first given to Him,
      And it will be repaid to Him?
      Because out of Him and through Him
      And to Him are all things.
      To Him be the glory forever.

(Romans 11: 33-36)

henri daros

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: