NASI CENDAWAN NAN GURIH, TRADISI MERAWAT ENERGI

[ Kinoko no Takikomi Gohan ]

Hmmm …., ada untungnya mengepulkan sendiri asap dapur dan menentukan hidangan di meja makan, khususnya buat seseorang yang tidak pintar masak-memasak, dan agak malas juga …, seperti beta … hehehe …

Menyerahkan banyak hal pada apa yang tersedia di toko swalayan atau toko makanan memungkinkan cepatnya peralihan dan penyesuaian pada jenis-jenis makanan khas yang selaras dengan musim, atau santapan yang mulai dipopulerkan untuk menyambut festival tradisional tertentu, dalam hal ini di Jepang.

Maklum, dalam hal menaksir selera lidah dan membaca geliat musim, toko swalayan dan toko makanan adalah ahlinya.

kinoko no takikomi gohan, rice with mushrooms

”Kinoko no Takikomi Gohan”, nasi yang ditaburi cendawan atau jamur, itulah hidangan dan santapan khas yang mulai populer saat ini, dan yang dengan senang hati saya nikmati juga. Maaf, bukan sekadar terpaksa karena sendiri tak bisa masak-memasak itu tadi, hehehe … !!

Habis … begitu gurihnya … ya, ‘daun telinga bisa gugur’, seperti orang Flores sering bilang.

Apalagi konon sehat, karena berkhasiat untuk merawat energi, kata orang … bahkan energi mental juga, sebagai dampak lanjutannya … mungkin ibarat ‘mens sana in corpore sano’ gitu.

Nah, tunggu apa lagi. Semua orang butuh energi fisik dan mental yang prima untuk bekerja optimal kan? Energi terisi, semangat terawat. Siapa tahu bisa membuat hidup semakin lebih bermanfaat.

Selamat datang cendawan!

henri daros

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: